Musik Anglung Malioboro

11 September 2019, 7:35
1 0 3
Gambar untuk Musik Anglung Malioboro
Siapa yang tak kenal Malioboro? Silahkan search di google dengan kata kunci Malioboro Yogyakarta. Maka kita akan mendapatkan paparan aneka rupa konten yang bikin hati senang bagi pengunjungnya. Kesenangan itu bisa diperoleh mulai dari kulinernya, berbagai macam souvenir, suasana malam harinya yang syahdu serta menyenangkan itu --apalagi jika kita bersama dengan pasangan terkasih-- Wow..., pasti semakin romantis dan mematri eksotisme cukup tajam di sanubari.

Berbicara Malioboro masa kini, tentu kita tidak mungkin untuk tidak membahas hiburan malamnya yakni musik angklung. Alat musik yang terbuat dari bambu itu, ternyata saat ini lebih ngetop di Yogyakarta, ketimbang di tempat aslinya di Bandung Jawa Barat. Sebab, apa yang disajikan di Malioboro sangat jauh berbeda dengan permainan musik angklung aslinya, dimana satu orang hanya memainkan satu alat dan satu nada. Sedangkan lagu-lagu yang dimainkan pun, biasanya lebih pada lagu-lagu daerah setempat.

Sementara musik angklung Malioboro yang dimainkan oleh para musisi jalanan itu, satu pemain bisa memainkan satu oktaf nada, bahkan bisa dua oktaf atau tiga oktaf sekaligus. Lagu-lagu kontemporer – pop, dangdut, rock, jazz – sering dimainkan oleh para musisi jalanan itu. Di daerah Banyumas, genre musik ini sering disebut dengan nama musik Calung, yakni terdiri dari satu set angklung, gambang, kempul yang kemudian dipadukan dengan satu sett drum dan bedug. Jika semua alat musik ini dimainkan, akan terasa asyik dipandang oleh mata kita dan enak dikonsumsi oleh telinga kita.

Angklung Rajawali adalah salah satu grup angklung atau musisi jalanan yang ada di Malioboro. Angklung Rajawali Malioboro menempati trotoar sisi timur, atau tepatnya di depan Ramai Mall. Grup yang dipimpin oleh Mbak Yanti ini, bermarkas di Surokarsan Jl Tamansiswa Mergangsan Yogyakarta. Biasanya mulai main pukul 21.00 dan berakhir pada 23.00.

Kelompok musisi jalanan ini memang tampak meriah dan atraktif. Sebab, Grup Rajawali kebetulan menempati di titik lokasi paling strategis dan terang pencahayaanya. Selain itu, pemegang angklung (melodi), yakni Susan sepertinya paling rajin menggarap lagu-lagu baru dalam rangka melayani permintaan penonton.

Memang berbicara tentang angklung Malioboro yang kini lagi ngetrend bagi wisatawan domestik, maupun manca negara, semakin menarik untuk ditelisik lebih dalam lagi. “Di tangan para musisi jalanan, musik angklung sangat digemari oleh anak-anak muda kita saat ini. Padahal musik ini, di daerah aslinya (Jawa Barat-red) mulai ditinggalkan oleh anak-anak muda,” kata Rudi, salah seorang mahasiswa yang sedang meneliti tentang musik angklung Malioboro.

Sumber : Yogyapos.com

  Komentar untuk Musik Anglung Malioboro

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!