Tantangan Dalam Pengurangan Risiko Bencana

18 October 2019, 23:39 WIB
0 0 2
Gambar untuk Tantangan Dalam Pengurangan Risiko Bencana
Bak dua sisi mata uang, keberadaan Indonesia di jalur pertemuan tiga lempeng tektonik Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik disatu sisi membuatnya menjadi salah satu negara dengan aktivitas seismik dan vulkanik yang sangat tinggi.

Sedangkan disisi lain aktivitas tektonik tersebut membentuk rupa bumi atau bentang alam yang sangat indah baik di daerah pantai maupun di daerah gunung yang langsung berhadapan dengan pertemuan lempeng tersebut.

Berkaca dari lemahnya upaya mitigasi selama ini, ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh pemerintah dalam upaya pengurangan risiko bencana diantaranya:

1. Kompleksitas bencana yang terjadi disetiap daerah Indonesia sehingga perlu adanya perbedaan metode dalam pengurangan risiko bencana. BNPB mencatat ada 18 (delapan belas) jenis bencana di Indonesia baik yang disebabkan oleh faktor Alam, Non Alam maupun oleh faktor manusia yang tentunya memiliki 18 skenario mitigasi juga.

2. Tingkat pemahaman dan kesadaran masyarakat yang masih rendah sehingga menganggap upaya pengurangan risiko bencana sebagai upaya yang sia-sia apalagi kalau kita melihat rentang waktu atau siklus kejadian bencana yang cukup lama membuat upaya ini cepat dilupakan masyarakat.

3. Penolakan dan ketakutan dari beberapa kalangan mengingat lokasi yang berpotensi bencana adalah daerah-daerah yang memiliki potensi ekonomi yang tinggi sehingga apabila upaya pengurangan risiko bencana digalakkan secara lebih intensif ditakutkan investor akan ragu menanamkan modalnya didaerah tersebut.

Sumber: Humas BNPB

  Komentar untuk Tantangan Dalam Pengurangan Risiko Bencana

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!